Kelompok Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Sosial Dasar

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 154 Tahun 2014 Tentang Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Serta Gelar Lulusan Perguruan Tinggi Pasal 1, mendefinisikan bahwa Rumpun Ilmu Pengetahuan adalah kumpulan sejumlah pohon, cabang, dan ranting Ilmu Pengetahuan yang disusun secara sistematis.

Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terdiri atas:

  • Rumpun Ilmu Agama;

Rumpun Ilmu Agama merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan yang mengkaji keyakinan tentang ketuhanan atau ketauhidan serta teks-teks suci agama.

  • Rumpun Ilmu Humaniora;

Rumpun Ilmu Humaniora merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan yang mengkaji dan mendalami nilai kemanusiaan dan pemikiran manusia.

  • Rumpun Ilmu Sosial;

Rumpun Ilmu Sosial merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan yang mengkaji dan mendalami hubungan antar manusia dan berbagai fenomena masyarakat.

  • Rumpun Ilmu Alam;

Rumpun Ilmu Alam merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan yang mengkaji dan mendalami alam semesta.

  • Rumpun Ilmu Formal;

Rumpun Ilmu Formal merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan yang mengkaji dan mendalami sistem formal teoritis.

  • Rumpun Ilmu Terapan.

Rumpun Ilmu Terapan merupakan rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang mengkaji dan mendalami aplikasi ilmu bagi kehidupan manusia.

Kelompok atau rumpun Ilmu Pengetahuan yang akan dibahas adalah Rumpun Ilmu Pengetahuan Humaniora atau kelompok ilmu kebudayaan, Rumpun Ilmu Sosial atau Ilmu Pengetahuan Sosial dan kelompok Ilmu Pengetahuan Alam, berikut definisi ketiga ilmu tersebut menurut para ahli : Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Balai Pustaka : 1988) menyatakan Ilmu Pengetahuan Humaniora  adalah ilmu-ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti membuat manusia lebih berbudaya. Asy’ari mengemukakan bahwa Ilmu Pengetahuan Alam adalah pengetahuan manusia tentang alam yang diperoleh alam dengan cara yang terkontrol.  Leonard (Kasim, 2008:4) mengemukakan bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial menggambarkan interaksi individu atau kelompok dalam masyarakat baik dalam lingkungan mulai dari yang terkecil misalkan keluarga, tetangga, rukun tetangga atau rukun warga, desa / kelurahan, kecamatan, kabupaten, profinsi, Negara dan dunia.

Ilmu Sosial Dasar adalah suatu pengetahuan yang menelaah berbagai masalah sosial khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat umum dengan menggunakan berbagai pengertian (fakta, konsep dan teori) yang berasal dari berbagai macam bidang ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial, Misalnya seperti: Sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi social, dan sebagainya.

Tujuan Ilmu Sosial Dasar yaitu untuk membantu perkembangan pengetahuan atau wawasan pemikiran dan juga kepribadian supaya memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas lagi tentang sosial.

Referensi : http://sindiker.dikti.go.id/dok/permendikbud/permendikbud%20154%20tahun%202014.pdf.

digilib.uinsby.ac.id/1105/5/Bab%202.pdf S Supriatiningsih – ‎2014
http://dewi-w-n-fisip11.web.unair.ac.id/artikel_detail-104177-Analisa%20Subjek-Ilmu%20Humaniora%20.html
http://faizalnizbah.blogspot.co.id/2013/10/pengertian-dan-tujuan-pelajaran-ips-di.html
http://www.pengertianku.net/2014/11/mengenal-pengertian-ilmu-sosial-dan-meenurut-para-ahli.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s